Jakarta – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyalurkan bantuan berupa dua unit bus SIM Keliling kepada Polres Aceh Tamiang sebagai upaya mendukung pelayanan masyarakat yang terdampak banjir bandang. Penyerahan dilakukan pada Selasa (3/2/2026) di Lapangan Korlantas Polri.
Bantuan ini bertujuan untuk memastikan pelayanan pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) tetap berjalan meskipun masyarakat menghadapi kondisi pascabencana. Kasubdit SIM Korlantas Polri, Kombes Pol Fauzi, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud kehadiran negara guna menjamin layanan kepada warga di situasi darurat.
“Hari ini Korlantas Polri menyerahkan dua unit bus SIM Keliling kepada Polda Aceh, khususnya Polres Aceh Tamiang. Bus ini akan diterima oleh Kasi SIM Ditlantas Polda Aceh dan digunakan untuk melayani masyarakat,” ungkap Fauzi.
Ia menjelaskan bahwa wilayah Aceh Tamiang masih dibatasi akses akibat dampak banjir bandang, sehingga Polri berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan khususnya pengurusan SIM bagi warga terdampak.
“Kami memahami kondisi Aceh Tamiang yang masih terisolasi. Oleh karena itu, Polri tetap hadir untuk mendukung pelayanan SIM bagi masyarakat,” tambah Fauzi.
Sementara itu, Kasi SIM Polres Aceh Tamiang, AKP Irwan, menyampaikan apresiasi atas bantuan bus SIM Keliling tersebut karena mampu mempercepat pelayanan administrasi kepolisian di wilayah terdampak bencana.
“Kami dari Direktorat Lalu Lintas Polda Aceh mengucapkan terima kasih atas bantuan bus SIM Keliling ini. Bantuan segera kami operasionalkan untuk melayani masyarakat terdampak,” ujarnya.
AKP Irwan juga menuturkan bahwa layanan SIM lewat bus keliling akan mengikuti persyaratan yang sama dengan layanan reguler, khusus untuk SIM A, SIM C, dan perpanjangan SIM.
“Pelayanan SIM di wilayah bencana menjadi prioritas dan merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir dan melayani masyarakat yang membutuhkan dukungan pascabencana,” kata Irwan.
Ia berharap upaya ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat pemulihan kondisi di Aceh Tamiang.
“Semoga situasi segera membaik dan masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti sebelumnya,” tutup AKP Irwan.










