Jakarta – Korps Lalu Lintas Polri menyerahkan perangkat Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile Handheld kepada jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah sebagai langkah strategis dalam memperkuat penegakan hukum lalu lintas berbasis teknologi digital.
Penyerahan perangkat ETLE Mobile Handheld ini merupakan implementasi langsung dari arahan Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., yang menekankan pentingnya transformasi digital dalam sistem penindakan pelanggaran lalu lintas guna mewujudkan penegakan hukum yang transparan dan akuntabel.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di bawah kendali Brigjen Pol Faizal selaku Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri, pada Selasa (3/2/2026). Proses teknis dan koordinasi lapangan dipimpin oleh Kombes Pol Dwi Sumrahadi Rakhmanto, dengan melibatkan personel Ditlantas Polda Jawa Tengah sebagai pelaksana operasional.
Dalam pelaksanaannya, perangkat ETLE Mobile Handheld didistribusikan ke satuan fungsi maupun satuan kewilayahan di lingkungan Polda Jawa Tengah. Distribusi ini ditujukan untuk mendukung penindakan pelanggaran lalu lintas secara lebih efektif di berbagai karakteristik ruas jalan, mulai dari jalan arteri, jalur nasional, kawasan perkotaan, hingga titik-titik rawan pelanggaran.
ETLE Mobile Handheld berfungsi sebagai alat bantu petugas lalu lintas dalam mendokumentasikan pelanggaran secara digital melalui perekaman foto dan video kendaraan. Setiap data pelanggaran yang direkam dilengkapi dengan informasi pendukung yang valid, seperti waktu kejadian, lokasi, arah kendaraan, serta identitas kendaraan bermotor, sehingga memenuhi unsur pembuktian yang sah secara hukum.
Seluruh hasil rekaman pelanggaran tersebut secara otomatis terintegrasi dengan sistem ETLE Nasional (ETLE-Nas). Integrasi ini memungkinkan proses penindakan dilakukan secara elektronik dan terstandar, sekaligus menjamin transparansi, akurasi data, dan kepastian hukum bagi masyarakat.
Melalui penyerahan ETLE Mobile Handheld ini, Korlantas Polri kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan penegakan hukum lalu lintas yang profesional, objektif, dan berbasis teknologi. Optimalisasi penerapan ETLE di wilayah Polda Jawa Tengah diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, serta mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) secara berkelanjutan.











